1. Identitas Artikel
a. Judul
: PELUANG MANAJEMEN LABA PASCA KONVERGENSI IFRS: SEBUAH
TINJAUAN TEORITIS DAN EMPIRIS
b. Penulis : Ari Dewi Cahyati
c. Jurnal
: JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN
d. Volume :
2
e. Tahun
: 2011
f. Nomor
: 1
g. Halaman:
1-7
2. Pendahuluan
a. Motivasi :
Beberapa motivasi yang mendorong earnings management antara lain
informasi earnings atau laba banyak digunakan oleh para investor dan kreditur
dalam membuat keputusan investasi atau pemberian kredit.
b. Tujuan :
Tulisan ini membahas manfaat konvensi IFRS dari sisi Akuntansi,
khususnya menyoroti
peluang
manajemen laba pasca konvergensi ke IFRS
3. Tinjauan Pustaka & Hipotesis
a. Tinjauan Pustaka : Barth,
M.E.,W.R Landsman and Lang M.H (2008) International Accounting Standard and
Accounting Quality. http://www. SSRN diakses pada tanggal 7 Januari 2010
Cahyati.2010.
Implikasi Tindakan Perataan Laba terhadap Pengambilan Keputusan Oleh Investor.
Jurnal
Riset Akuntansi dan Komputerisasi Akuntansi Vol. 2 hal.58-66
Ewert
dan Wagenhof.2005.Economic Effects of Tightening accounting Standards to
restrict earnings
Management.
The Accounting Review. Vol. 80 P. 1101-1124
Goncharov
dan Zimmerman.2006. Do Accounting Standard Influence the Level of Earnings
Management
? Evidence from Germany . http://www. SSRN diakses pada tanggal 7 Januari 2010 IAI.
2009. Standar AKuntansi Keuangan,Salemba empat
Immanuela
, Intan.2009. Adopsi Penuh dan Harmonisasi Standar Akuntansi Internasional.
Jurnal
Ilmiah
Widya Warta. Vol. 33, No. 1, hal. 69-75.
Kartikahadi,
Hans.2010.Tinjauan Kritis Penerapan Standar Akuntansi Dulu Sekarang. Economic
Business
& Accounting Review Vol. III no.1 April hal. 7-19
Lantto,
Anna Maija . 2007. Does IFRS Improve the Usefulness of Accounting Information
in Code-
Law
Country. http://www. SSRN diakses pada tanggal 5 Januari 2010
Leuz.
C . 2003. IAS versus US GAAP : Asymetri Information based evidence from Germany
market.
Journal
of Accounting Research Vol. 41 p.445-471
Pramudji,
Trihartati, 2010, Pengaruh Independensi dan Efektivitas Komite Audit Terhadap
Manajemen
Laba
(Studi Empiris pada Perusahaan manufaktur yang Terdaftar di BEI. Jurnal
Dinamika Akuntansi Vol. 2 hal. 30-47
b. Hipotesis : manfaat konvensi IFRS dari sisi Akuntansi
4. Metode Penelitian
a. Pengukuran variabel : -
b. Metode analisis :
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dimana menyoroti
peluang
manajemen laba pasca konvergensi ke IFRS
c. Objek
: IFRS dan US GAAP
5. Hasil analisis : terdapat banyak studi empiris yang
menyatakan
tingkat
earnings management menggunakan discretionary accrual
pada
perusahaan yang laporan keuangannya menggunakan IAS, German GAAP dan US GAAP,
menemukan
bahwa tingkat earnings management pada perusahaan yang laporan keuangannya
menggunakan
IAS dan German GAAP adalah relative sama sedangkan earning management pada
tingkat
yang lebih rendah pada perusahaan yang menggunakan US GAAP.
6. Simpulan, Keterbatasan, Implikasi : Konvergensi
ke IFRS diharapkan akan membawa
dampak
positif diantaranya. Dari sisi ekonomi adalah dengan adanya standar yang
seragam maka akan mengurangi hambatan investasi lintas Negara dan dari sisi
akuntansi adalah meningkatnya kualitas laporan keuangan. Hal sejalan dengan
tujuan konvergensi IFRS adalah menjadikan laporan keuangan menghasilkan
informasi yang valid untuk aset, hutang, ekuitas, pendapatan dan beban
perusahaan, meningkatkan komparabilitas laporan keuangan, menyajikan informasi
yang relevan dan reliable serta dapat dimengerti, dan laporan keuangan dapat diterima
secara global. Standar IFRS yang berbasis prinsip, lebih condong pada
penggunaan nilai wajar, dan pengungkapan yang lebih banyak dan rinci diharapkan
dapat mengurangi manajemen laba. Jadi secara teoritis konvergensi IFRS
diharapkan mengurangi manajemen laba yang dilakukan perusahaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar